The Orphanage (Movie)

April 20, 2008 at 5:06 pm 1 comment


Nonton film baru lagi.

This is Guillermo del Toro. Dengan produser sekaliber Guillermo del Toro (Hellboy, Pan’s Labyrinth), The Orphanage (El Orfanato) menjadi sebuah karya yang dengan lembut menyentuh hati penontonnya. Di balik thriller dan aura ketegangan yang dibangun sang sutradara, Juan Antonio Bayona, kita tidak ditakut-takuti (secara ini film horor), melainkan dituntun menyelami karakter tokoh-tokohnya dan emosi yang mereka tampilkan sebagai efek kejadian-kejadian yang menimpa. Yes, there are ghosts… are they really?

Ini adalah film horor yang tidak membuat penonton ketakutan. Yang ada, aku malah… mengeluarkan reaksi yang berbeda. (hahaha, beruntunglah anda karena kali ini saya berbaik hati tidak menggembar-gemborkan keseluruhan cerita! atau iya? Kalo ada yang merasa iya, please forgive me… *puppy dog eyes*)

The Orphanage poster.
DARK: Un cuento de amor. Una historia de terror.

Ceritanya (tenang, ini bukan spoiler kok!) ada seorang gadis kecil yang tinggal di panti asuhan “Good Sheperd” bernama Laura, yang akrab dengan lima anak lainnya di panti itu. Laura kemudian diadopsi, dan ketika ia sudah dewasa, ia mengambil alih panti asuhan itu dan menjadikannya rumah baginya bersama suaminya, Carlos, dan Simón, anak mereka. Laura ingin membuka kembali panti asuhan itu menjadi tempat penampungan anak-anak yang mengalami keterbelakangan mental. Tapi sudah lama ia dan suaminya mengkhawatirkan Simón akan kebiasaan anak itu berbicara kepada “teman-teman khayalan”nya. Karena Simón mengalami suatu penyakit, mereka belum sampai hati menasihatinya. Sampai pada suatu hari, ketika hari pembukaan panti sedang berlangsung, Simón tiba-tiba menghilang. Apa yang terjadi dengan anak itu?

Well, this plot will be ended here; aku lagi baik!😀 Lagian, filmnya seru banget diikutin, dan untuk film peraih puluhan awards ini, menontonnya sendiri adalah pengalaman yang patut dilalui (halah, apaan sih aku!? What did I do to this movie, then? ). Mungkin penceritaannya udah jamak sih di banyak film horor, tapi… sesuatu menyimpan perbedaan; sesuatu yang cuman bisa kamu simpulin ketika ending credit title mengakhiri filmnya.

Rating pribadi: 5 dari 5.

Entry filed under: Films. Tags: .

Les petites étapes du bonheur Journey « Parce que je t’aime »

1 Comment Add your own

  • 1. ijal  |  April 22, 2008 at 10:45 am

    wah, film horor yang ga serem ya? menarik ni.. tapi bukankah lebih serem film horor yang tanpa makhluk2 menyeramkan di dalam nya..

    seremnya tu gimana ya? lebih ke tegang gt. ga ada makhluk serem kok. eh ada sih, tp itu juga bukan sejenis monster gt. ini tuh lebih ke ‘roh’, kayak The Others gitu lah… aku aja kmaren nonton lagi dan masi merasa merinding, hiiii…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Thank you for visiting my blog! I hope you enjoy your time here. Please forgive me for any bad words or pictures I might undeliberately put in here. Please leave some comments and thank you for coming back again.

RSS Quote of the Day

  • Al Franken
    "Mistakes are a part of being human. Appreciate your mistakes for what they are: precious life lessons that can only be learned the hard way. Unless it's a fatal mistake, which, at least, others can learn from."

My Tweets

Contact

Books I Love

Monthly Posts

Other Information

Click to view my Personality Profile page

Content copyrighted.


%d bloggers like this: