CJ7 (Movie)

February 12, 2008 at 12:14 am 3 comments


Lagi, film garapan the talented Stephen Chow!

Cerita yang sederhana dengan sinematografi yang istimewa. Kalo koko ini udah bikin film, pasti dibikinnya pol-polan. Yah, itu asumsi pribadi setelah nonton mahakaryanya dulu: Kung Fu Hustle. Udah bejibun film-filmnya bapak 45-taun ini, baik menjadi aktor atau sutradara atau dua-duanya. Cuman yang nempel di hati yah film barusan.

Tadi siang, along with my boyfriend and my brother, kita nonton CJ7 di XXI Surabaya Town Square. Dengan harga tiket cukup murah dan teater yang masih blum rame, I knew it’s going to be great. Filmnya juga katanya lucu dan mengharukan gitu. Harap-harap cemas jadinya; apa bakal melebihi Kung Fu Hustle? Secara Stephen Chow gitu, denger-denger untuk KH dia bersikap sangat perfeksionis. Makanya jadinya bagus banget (subjektif!).

CJ7 nyeritain tentang seorang ayah yang tinggal berdua ama anak cowonya di “rumah” yang sempit. Mereka emang miskin banget, pas-pasan banget. Tapi biar gitu si ayah tetep nyekolahin anaknya di sekolah bergengsi, demi masa depan anaknya biar gak kayak ayahnya, padahal si ayah kerjanya adalah buruh bangunan awut-awutan gitu. Hidup mereka berubah ketika si ayah nemuin sebuah bola aneh berwarna hijau di tempat sampah. Selanjutnya? Nonton sendiri dong…

Ceritanya seru, lucu banget, kocak, kadang dramatis, dan beberapa adegan kayak dipaksa untuk jadi mirip KH. Gak tau apa motivasinya. Mungkin supaya orang tau “brand” dari seorang Stephen Chow. Tapi gak papa sih, karena permainan para aktornya bagus. Grafis komputernya juga keren, serius banget. Itu kan bikinnya susah, soalnya… yah, mirip kasus film animasi lawas Monsters, Inc. itu. Tapi, really, kok jadi kesannya dipaksain gitu yah? Dan tau-tau aja filmnya udah abis pas emosiku belum lagi surut (!). I was like, “eh?” karena rasanya masi ada yang ngganjel, blum terselesaikan, blum terjawab, tapi semua rasa itu dibabat abis oleh potongan-potongan closing credit dan ending yang… yah, I just could say, “what the–!?”

Ratingnya, uhm, 7,5 deh. Love it, though.

So long in my next movie reviews.

Entry filed under: Films. Tags: .

Sudah Sembuh Samantha

3 Comments Add your own

  • 1. rudy  |  February 12, 2008 at 1:07 pm

    prefer pelm samurai jepang than kungpu cina…

    but kungpu ok juga kalo ceritanya setting sejarah cina macam once upon a time in china or ada yang mau bikin pelm dari komik legenda naga? i’m waiting…

    Reply
  • 2. LieZMaya  |  February 12, 2008 at 9:25 pm

    Filmnya do’i keren, kocak bow…palagi yang dulu kung fu hustle, i luv it dah pokoke

    Reply
  • 3. hendywicaksono  |  September 2, 2008 at 11:55 am

    bisa jadi acuan film2 kita di Indonesia nih..sebenarnya Special Effectnya ga sulit2 banget..yakin orang INdonesia bisa buat..tapi ujung2nya juga gitu2 aja..

    brati orang sini kurang bs memanfaatkan fasilitas gitu ya? kurang banyak berimajinasi… hehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Thank you for visiting my blog! I hope you enjoy your time here. Please forgive me for any bad words or pictures I might undeliberately put in here. Please leave some comments and thank you for coming back again.

RSS Quote of the Day

  • Al Franken
    "Mistakes are a part of being human. Appreciate your mistakes for what they are: precious life lessons that can only be learned the hard way. Unless it's a fatal mistake, which, at least, others can learn from."

My Tweets

Contact

Books I Love

Monthly Posts

Other Information

Click to view my Personality Profile page

Content copyrighted.


%d bloggers like this: