Insaf, for Now You’re Going to the Hell…

November 13, 2007 at 10:26 pm 1 comment


Ya, halo… halo…

Seketika kebahagiaanku terusik. Ah, makhluk yang aku kira segalanya yang bisa membawaku ke kedamaian dan kebahagiaan ternyata justru merusak hari ini dengan ucapan pahit (menjadi semakin pahit ketika ia mengucapkannya dengan tanpa emosi) dan membiarkan aku pergi jauh…

Hei makhluk, tunjukin beberapa simpati kek!

Seneng liat aku nangis, hah?

Duuuuuhhhh… Kenapa juga jadi dibahas sih!? Ini kan efek dari kebodohanku sendiri! Tapi… kenapa jadi aku yang salah? Oke, kesalahanku adalah membiarkannya terjadi, tapi yang bikin efeknya menyeruak seperti ikan terbang dari dalem aer itu bukan saya! Mana mungkin aku menyombongkan ketololan sendiri!

Contoh:
gak mungkin gue yang: “hai dunia, hari ini aku akhirnya berhasil mencuri sebiji buah simalakama dari kebonnya pak Soetam!”

atau:
gak mungkin gue yang: “tau gak, kemaren aku abis ngebakarin DVD Southpark di depan Matt Stone setelah dia ngebayar aku gak sesuai perjanjian…”

Itu kan bodoh, to let people know! Yang aku gembar-gemborin ke dunia ini pastilah hal-hal yang keren! Yang gak malu-maluin lah.

Jadi? Serangan massa? Obviously, someone has such big f**king mouth doing that… Idih, udah gak ngerti apa-apa, ngaco pula ngomongnya! Yang lebih aneh lagi adalah para korban gossiper itu, ya ampun… Banyakin solat deh, ngaji, traweh, puasa, zakat, infaq, zikir, inget mati mbak, mas, inget kiamat, insaf, inget Dajjal, jangan-jangan si Mulut itu adalah salah satu antek-antek Dajjal (hiii), santuni anak yatim, sumbangi pembangunan mesjid, nafkahi harta di jalan Allah… lah, kayak aku ngelakuin aja… setidaknya those slipped in ma mind, daripada mereka-mereka yang kagak kepikiran sama sekali?

Atau emang dari sananya saya sudah gila? Ah, gara-gara novel superkerennya om Paulo Coelho nih, gw jadi tau definisi gila. Yup, apa kalian tuh ngerti apa sih pengertian sesungguhnya kata-kata GILA? Sering banget kita bilang, “awas! orang gila gak pake baju nyebrang!” ato yang idiot, “terjun dari lantai 9? Gila tuh orang! (padahal kan dia pake baju)” ato, “lo bawa mobilnya gila abis, Bro! (masa’ nyetir dibilang gila?)”. Wah… Gila…

Jadi, apa artinya cinta? Eh, apa artinya gila?

Gila itu sama dengan beda. Sort of.

Jadi, kalo gw suka bilang, “ih, ikut arus banget sih lo!” artinya gw bicara kepada orang normal karena dia gak beda ama orang-orang laen.

Dan kalo orang bilang ke gw, “Fansi, aku suka ama kamu karena kamu tuh unik, beda ama cewek-cewek kebanyakan”–ah s**t!–nah artinya secara tersirat dia bilang ke gw, “Fansi, kamu gila!”

Novel yang menceritakan tentang apa yang sekarang juga gw rasa: being different and being violently treated. Eh, belom nyebut judulnya ya? Gak usah lah…

S**t, apa sih salahnya menjadi BERBEDA!?

Heran, otak segitu gedenya cuman dipake ngegosip ato mikir yang negatif-negatif. Mo jadi apa kalian ha? Jadi pengikut Dajjal? Owh… No wonder kalo gituh… Silaken, silaken…

Udah ah, semoga kalo ada yang ngerasa di-disgrace bisa sepenuh hati menganggap gw gak beda selayaknya Stone dan Parker the equal opportunity offenders, amin.

Entry filed under: Books, Life Lessons, Screwed-up. Tags: .

For the Evilth Time It’s Happening Again Music and Lyric

1 Comment Add your own

  • 1. aLdo  |  November 14, 2007 at 2:01 pm

    numpang lewat,.,

    lagi kesel ya, mbak?!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Thank you for visiting my blog! I hope you enjoy your time here. Please forgive me for any bad words or pictures I might undeliberately put in here. Please leave some comments and thank you for coming back again.

RSS Quote of the Day

  • Al Franken
    "Mistakes are a part of being human. Appreciate your mistakes for what they are: precious life lessons that can only be learned the hard way. Unless it's a fatal mistake, which, at least, others can learn from."

My Tweets

Contact

Books I Love

Monthly Posts

Other Information

Click to view my Personality Profile page

Content copyrighted.


%d bloggers like this: