Babel

June 4, 2007 at 11:22 pm 1 comment


Pertama gw sempet underestimate sama film pemenang Golden Globe Awards sebagai Best Motion Picture – Drama (menurut paramountvantage.com) ini. Gw males karena gw pikir berat. Film pemenang award kan suka berat (kecuali Crash atau Titanic). Ternyata gw salah besar. Sangat besar. Film ini bener-bener brilian!

Ceritanya berkisah seputar penduduk pedalaman gunung di Maroko, sepasang suami-istri asal San Diego, Amerika yang lagi bermasalah dan ngejalanin tour di Maroko untuk ngebahas masalah mereka, seorang pengasuh anak asal Meksiko yang sangat sayang sama anak-anak majikannya sampe-sampe dia gag bisa ninggalin mereka, dan seorang cewek SMA asal Jepang yang menderita tuli-bisu tapi haus kasih sayang dan lagi puber-pubernya. Semua orang-orang ini saling berhubungan, dan cerita ngalir dengan ringan dan natural. Kisah yang bener-bener menohok, yang kadang mempertaruhkan kepercayaan kita yang selalu salah persepsi duluan terhadap hal-hal yang beda, seperti agama atau ras.

Mungkin agak mirip Crash, tapi bedanya kalo Babel terutama mengungkap tentang perbedaan agama. Kalo orang berada di situasi yang susah, apa dia mau melakukan sesuatu yang jauh berbeda sama kepercayaannya? Apa dia mau menerima perbedaan itu? Dan bisakah orang gag mencurigai orang lain yang beda ras? Cuman gara-gara beda secara fisik, orang langsung saling curiga satu sama lain. Dan film ini juga sekaligus nunjukin bahwa perbedaan itu sama sekali gag menghambat bagi beberapa orang. Gag semua orang di bumi ini rasis kok.

Mungkin yang gw tangkep adalah, film ini nyoba untuk ngegambarin kegagsempurnaan yang ada dalem tiap manusia, jadi kita bisa ngerasa bersyukur karena kita punya terlalu banyak. Gw pikir, that’s the message.

Cerdas banget deh bikin kegagsempurnaan itu menjadi kisah hidup yang menyentuh tapi tetep gampang dicerna, enak ditonton, dan gag pretensius. Gw jadi pengen nangis ngeliat kehidupan keluarga Maroko itu; ngeliat baju yang mereka pake dan makanan yang mereka lahap yang bikin gw ngerasa sangat berbeda, dan bikin gw ngerasa berdosa: gw yang selalu ngeluh gag bisa makan ini, makan itu, gag mau makan ini, makan itu, pilih-pilih makanan, maunya beli baju bermerk, maunya pake sepatu yang unik… Keluarga Maroko itu ‘bahagia’ pake baju apa adanya, lusuh, bekas, dan makanan yang biasa…

Kenapa gw gag bersyukur dan justru malah complain terus!?

Dan gw adalah orang yang selalu ngejerit-jerit. Buat apa sih!? Seharusnya gw bersyukur punya kuping sesempurna ini, yang bisa denger sampe bermeter-meter jauhnya. Orang yang tuli pasti cuman bisa mendengar kesunyian. KESEPIAN. Sesuatu yang sangat gw takutin. Gw… oh, cuman rasa bersalah yang ada. Gw ngerasa gag cukup bersyukur.

Film ini juga ngajarin pentingnya cinta, terutama di masa-masa sulit. Ini bikin gw jadi pengen minta maaf sama cowok gw. Gw harus bilang… cinta itu SANGAT penting dan dibutuhin, gag peduli betapa sinisnya kita ngeliatnya. Percaya deh, cinta itu adalah bagian dari masing-masing orang. Gag bisa ditolak. Orang butuh cinta, seperti internet Speedy butuh modem ADSL. Udah kodratnya.

Ah. Such a nice movie. Gw suka banget sama film ini. Yep. 10 bintang, ups.. 8 bintang deh buat film ini, dan 9 bintang buat karakter-karakter cerdas yang terlibat di dalemnya.

Entry filed under: Films, Life Lessons. Tags: .

Down Friendster for Daddy Pembunuhan Sistem

1 Comment Add your own

  • 1. aLdo  |  June 6, 2007 at 7:43 pm

    hehehehe… baru nonton ya? dulu dari resensinya udah keluar jadi pengen banget nontonnya dan baru kesapaian nonton di bali. salah satu film keren yang patut di tonton semua orang buat ngajari untuk ngga’ ngejudge the book from it’s cover coz untuk saat ini, aq ngeliat semua dari kita masih ngelakuinnya..

    ga bisa dipungkiri, penampilan seseorang masih sangat penting di mata kita daripada isi otak itu sendiri.

    rgds,
    aLdo

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Thank you for visiting my blog! I hope you enjoy your time here. Please forgive me for any bad words or pictures I might undeliberately put in here. Please leave some comments and thank you for coming back again.

RSS Quote of the Day

  • Al Franken
    "Mistakes are a part of being human. Appreciate your mistakes for what they are: precious life lessons that can only be learned the hard way. Unless it's a fatal mistake, which, at least, others can learn from."

My Tweets

Contact

Books I Love

Monthly Posts

Other Information

Click to view my Personality Profile page

Content copyrighted.


%d bloggers like this: