Mindhunters

June 1, 2007 at 11:57 pm Leave a comment


OK. Sebagai postingan pertama tentang film, disini gw mo ngasih semacem terms & conditions untuk penulisan di kategori ini. Cuman satu sih. Gw nulis apa yang mau gw tulis, gag peduli orang belom nonton ato bagus ato kacaunya filmnya. Gag ada istilah spoiler-alert. Kan gw gag mau ngeboongin pembaca blog gw. Sekalian aja gw tulis, bagus ya bagus, ancur ya ancur. Deal? (deal sama sapa juga).

Gw mulai dengan film berjudul Mindhunters. Klik disini untuk info teknisnya.

Awalnya gw kira ini adalah sebuah film laga yang seru gitu. Gag taunya lama-lama cerita berlanjut jadi pembunuhan berantai yang sadis. Katanya tentang pemburu pikiran. Tapi emang bener sih, pembunuhnya terobsesi sama pikiran. Jadi korban-korbannya dibunuh secara pikiran mereka masing-masing. Mereka cuman perlu tau apa sih kelemahan dan kelebihan mereka, cuz disitulah petunjuk yang membawa mereka ke jebakan yang mungkin ngincer mereka.

Gw suka sih ngeliat cara orang-orang ini mati. Ada yang kesemprot gas helium (nitrogen gitu deh), jadi badannya tuh jadi beku gitu. Sampe ke organ-organnya, sampe akhirnya dia mati jadi kepingan. Huks. Lebih serem daripada Hostel.

Trus orang yang kepalanya tiba-tiba putus, tapi sekali lagi darahnya ngering. Ih, film apa sih ini, serba ngeringin organ tubuh manusia. Tapi seru juga sih plotnya. Gw jadi tegang sendiri. Tapi abis itu ngantuk.

Akhirnya.. yah, seperti pakem film-film tegang laen, kita selalu ditipu sama apa yang kita pikir ending, dimana pembunuhnya udah diketahui, dan ternyata kita salah karena pembunuhnya ternyata bukan dia. Gw sih udah feeling. Dan tentu pembunuhnya akhirnya mati, dikalahin cewek pula. Fiu. Trus akhirnya pulang deh dua orang yang tersisa dengan cara naek helikopter (kenapa sih pemenangnya selalu pulang naek helikopter? Jurassic Park gitu. Resident Evil juga. Kenapa gag terbang aja? Ato berenang sampe daratan laen? Ato bikin aja semua tokohnya mati, jadi gag repot nyewa helikopter?)

Aduh, koq gw malah sinis sih. Overall, tiga-bintang deh untuk film ini.

Entry filed under: Films. Tags: .

Kisah Nyata Down Friendster for Daddy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Thank you for visiting my blog! I hope you enjoy your time here. Please forgive me for any bad words or pictures I might undeliberately put in here. Please leave some comments and thank you for coming back again.

RSS Quote of the Day

  • Al Franken
    "Mistakes are a part of being human. Appreciate your mistakes for what they are: precious life lessons that can only be learned the hard way. Unless it's a fatal mistake, which, at least, others can learn from."

My Tweets

Contact

Books I Love

Monthly Posts

Other Information

Click to view my Personality Profile page

Content copyrighted.


%d bloggers like this: