Senandung Hujan
December 31, 2011 at 10:45 pm 3 comments

Biru
Senandung hujan di malam penanda tahun yang segera berganti.
Berusaha mengepak pada sayap-sayap rapuh yang telah berlalu, pun bukan berarti menguat.
Tahun ini menyisakan jejak-jejak pahit manis hidup.
Kesibukan baru.
Hobi baru.
Telepon genggam baru.
Pergaulan baru.
Pola pikir baru.
Dan cinta… Cinta yang bertahan dan berjuang.
Setiap tahun, setiap nyawa, bukankah memang begitu?
Ingin aku dapat syukuri segala yang kurasa kulupakan bahwa kumiliki.
Ingin kurasa sesal karena kerakusanlah yang kerap menyandingi relung keinginan.
Di atas semua yang kumiliki secara cuma-cuma: tubuh ini, wajah ini, keluarga ini, harta ini, dan.. Lalu.. Cinta ini.
Alhamdulillah.
Jika aku masih diizinkan menghirup duniaNya esok pagi, maka rayakanlah.
Kesempatan. Pilihan.
Tidak semua orang memilikinya.
Sebab apa guna berpesta, untuk temukan pedih di saat-saat dimana kau pikir kau hidup selamanya?
Maka bersyukurlah. Untuk kemudian kau rasuki ke mimpi-mimpi mesra.
Antara doa dan hatimu.
Dan hujan masih.
Basah, basahi tanah.
Di rumah dan ruang sepi.
Hampa bergolak bertaut dengan angan.
Namun kuyakin, esok cerah masih dapat kumiliki.
Alhamdulillah.
Posted from WordPress for Android
Entry filed under: Life Lessons. Tags: .






1.
d0th | January 4, 2012 at 9:09 am
Alhmdllh masih di ijinkan menghirup udaraNya di tahun 2011.
Bismillah melangkah di tahun 2012 dengan optimesme tinggi dan semangat yang lebih meledak dalam mewujudkan mimpi.
ustad d0th
2.
Fansi | January 4, 2012 at 6:35 pm
Semangat yang meledak? Petasan kali, meledak, ahaha..
Yoi ustad, semoga ustad juga selalu inget tuhannya dengan cara menjalankan ibadah2 wajibnya. Oke? Amin.
3.
d0th | January 6, 2012 at 8:39 am
Yang namanya ustad mah ngga perlu di ingetin yang beginian. Sebagai ustad yang baik, udah pasti tau.
Semoga tahun 2012 banyak memberi manfaat untuk kita semua. Amien..
Ustad d0th ganteng